Skip to main content

Posts

Bantu Aku

Tuhan, aku kembali jatuh Ternyata masih sakit rasanya Tuhan, aku kembali terluka Ternyata masih perih rasanya Tuhan, aku kembali trauma Bagaimana caraku kembali menyembuhkannya? Awalnya aku terbiasa baik-baik saja Seharusnya sekarang pun bisa bukan? Tapi kenapa sulit, ya Tuhanku? Bagaimana caranya aku lepas dari rasa sulit ini? Bagaimana caranya luka ini sembuh? Bagaimana caranya trauma ini pulih kembali? Tuhan, aku tidak pernah menyesal memiliki rasa ini Aku tidak pernah marah kepada diriku tentang ini Tapi sekarang rasanya menyesakkan Rasanya dada ini penuh, ingin kulepaskan Agar kosong kembali, dan aku bisa lega Tuhan, aku tau aku yang membuka hati ini Aku tidak pernah meminta izin untuk membukanya Aku yang salah telah mengizinkannya untuk memasukinya Tanpa tahu semua tidak berubah, hanya satu sisi Tapi kenapa untuk mengembalikan semua butuh waktu? Aku sadar waktu yang kuperlukan tidaklah cepat Berkaca dari trauma yang lalu, aku pasti bisa kan ya Tuhanku? Aku ingin sembuh, bebas dar...

Ini Semua adalah Fase

Hidup bukan hanya untuk bernafas Hidup itu untuk belajar Belajar menghadapi dunia yang tidak baik-baik saja Penuh akan manusia yang selalu menyombongkan diri Bukan berarti kita tidak pernah menyombongkan hidup sendiri Pasti setiap manusia pernah melakukannya Yang sudah pasti berdiri antara salah dan benar Hidup itu penuh cobaan yang sangat berarti Dimana setiap cobaan manusia itu berbeda-beda Dan setiap cobaan manusia pasti untuk mengangkat derajat dia sendiri Yang harus dilakukan adalah sabar untuk melewatinya Harus kuat dan harus tetap berpegang kepada Sang Pencipta Karena setiap cobaan yang dihadapi pasti akan mampu dilalui Itu bukan cuma kata-kata,  Tapi memang janji dari Sang Maha Esa Hidup itu berfase, yang didalamnya ada suka dan duka Yang dimulai sejak dilahirkan ke dunia  Hingga kelak dikembalikan lagi kepada-Nya Fase hidup pun itu beragam Fase kehidupan itu akan terus berlanjut Bisa jadi berada di fase ini adalah suatu keajaiban bagimu Fase kehidupan yang penuh akan ...

Bunga Mawar

Tak akan terasa perih baginya Sang pelukis luka dalam diri Mungkin tidak sadar atau justru sadar Sang bunga mawar berduri Menancap begitu dalam pada diri Menganggap duri sebagai pertahanan Namun runtuh bagi si pemegang Andaikan tidak hadir di kala itu Mungkin biasa saja kala ini Namun apa boleh kata terjadi Diri sudah memilih luka Sang mawar indah dipuja Namun diri terluka perih Yang entah kapan akan tertutup pulih Tangis yang memuncak tidak terbendung Tumpah segalanya dalam sedetik Tidak Tumpah dalam beberapa menit Dalam sujudnya semua terungkap Sajadah yang menjadi saksi akan diri Dikembalikannya luka kepada Sang Pencipta rasa Sebagai Sang Pemegang hati makhluk muka bumi Ikhlaskan Lapang harus terbentuk agar pulih Kemudian berandai Andai bukan mawar berduri Andai itu adalah debu Yang mudah terbang oleh karena angin Mungkin si pemegang telah pulih Tanpa luka dalam yang sulit kembali Namun Semua kembali kepada nol Karena semua tercipta dan terbentuk untuk satu Satu tujuan yang memang h...

Untuk Diri Sendiri

Menangislah Meski dalam diam mu Menangislah Meski diruang ramai sudut kota Menangislah Meski harus menyembuhkan luka nanti Menangislah Meski menghadapi rasa sakit sendiri Setelahnya Usap segala air mata Usap segala yang ada Luka, perih dan rasa Simpan dalam kotak yang rapat Yang kelak, Di masa depan tidak akan bisa terbuka  Tersenyumlah Atas segala yang telah terjadi Lupakanlah Atas luka yang telah kamu temui Tatap masa depan dengan langkah Yang baru, yang ringan Jadikanlah Masa perih mu sebagai masa lalu Masa lalu yang membuat mu belajar Apa arti sakit dan luka Karena percayalah,  Tuhan pasti akan tunjukan bahagiamu Tuhan yang akan jawab segala perasaanmu Dan Tuhan yang akan menuntunmu Kepada dia ciptaan-Nya yang tepat Untukmu

Sekali Saja

Ketika raga mulai memberontak Meminta untuk berhenti memikirkan Disaat jiwa ingin mencari ketenangan Agar kehidupan menjadi bahagia menurutnya Namun berujung dengan perih Yang tidak berdarah Tidak mengeluarkan setitik luka pun Yang ada hanyalah kebingungan Merasakan sakit tetapi tidak ada luka terbuka Merasakan seperti hilang arah Seperti akan terjadi kegelapan Gelap yang membuat rasa takut datang Gelap yang ingin sekali dihindari olehnya Sepi dirasanya Meskipun ramai  Sunyi didengarnya Meskipun bising yang ada Dan mulai terasa perlahan jatuh Terjatuh setelah sekian kali mencoba menahan Terjatuh dengan perih yang entah bagaimana Mencoba untuk kembali terbangun Mencoba untuk tersadar Mencoba untuk berdamai dengan dirinya Mencoba untuk tetap kuat Mencoba segala hal agar tidak terlanjur jatuh ke hitam kelam Mencoba untuk bangkit demi orang-orang tersayang Dan kemudian Yang dibutuhkan hanyalah berdamai Damai dengan dirinya Damai dengan sekitarnya Damai dengan hujan yang datang Damai de...

RASA DALAM DIAM

Matahari kembali hadir menyapa Memberikan kehangatan bagi siapa saja yang ada Tapi tidak dengan hati Yang terlalu dingin Terlalu menyimpan segala macam rahasia hati Terlalu rumit untuk dipahami Angin berhembus merasuk ke dalam tulang Tubuh kecil yang mengeluh merasa sakit Membawa beban berat yang ingin segera lepas Perasaan yang hadir Perasaan yang ditanggung Dia simpan Rahasia dalam hati Malam hadir dengan cepat Memberitahukan bahwa waktunya untuk istirahat Lepaskan segala pikiran Namun tidak dengannya Yang terlalu berpikir dengan dalam Terlalu egois tentang hati Tidak pernah mengakui rasa Setumpuk rasa dalam diam Yang berakhir menyakiti diri Larut semakin larut Air mata yang terus membasahi Penyesalan yang tidak berarti Untuk apa dia menangis? Untuk apa dia egois? Untuk apa dia diam? Jika pada akhirnya dia yang sakit Jika pada akhirnya dia yang berjalan sendiri Jika pada akhirnya dia yang menanggung beban Dan jika pada akhirnya dia yang menyerah De...

UNTUK MAS

Jika saja Waktu bisa terulang Waktu bisa kembali kebelakang Manusia bisa memilih Kehidupan Kematian Mempertahankan Atau mengorbankan Kembali lagi, jika saja Jika saja Mas mengerti aku sekarang Mas mengenal aku sekarang Mas menemani aku sekarang Mas melindungi aku sekarang Mas memahami aku sekarang Kembali lagi, jika saja Jika saja Aku ditemani oleh Mas Aku bercerita segala hal ke Mas Aku memilih manja ke Mas Aku bisa berlomba sukses dengan Mas Aku bercanda dengan Mas Aku berkelahi dengan Mas Kembali lagi, jika saja Teruntuk Masku, Aku rindu Meskipun kita tak pernah saling tahu Aku menangis Meskipun kita tak pernah saling bertemu Aku butuh dukunganmu Meskipun aku yakin selalu ada untukku Mas, Sungguh Jujur Dari hati Aku merindukan sosok Mas Yang tak pernah kutemui sebelumnya Mas, Bolehkah aku meminta? Kuatkan kami, beri kami dukungan Meskipun dari jauh di atas sana Aku yakin Mas Pasti bisa melihat kami Pasti bisa mengetahui coretan ini Ma...