Sedetik itu datang membawa berita Menawarkan perkenalan yang tak terduga Ingin rasanya mengatakan tidak Namun pada akhirnya mengatakan iya Mengarungi ruang dan waktuku Membaca seluruh pikiran semu Berlanjut hingga titik kelemahanku Lubang lama telah tertutup Oleh indahnya rangkaian kata yang terucap Kata demi kata yang terus saja membawa terbang Yang kemudian berhenti disuatu titik tertinggiku Detik itu berhenti Kaku Sepi Menatap langkahku dan dataran bawahku Dan tersadar akan sesuatu Lubang baru terbentuk Mungkin ini semua jauh lebih dalam Detik memulai kembali Seketika terjatuh dan terhempas Tersadar akan apa yang telah didapatkan Pengorbanan pun tak cukup Untuk menyembuhkan lubang baru Kembali lagi pada mungkin Mungkin hanya detik yang mampu
Sebuah wadah untuk mencari bermacam cara agar tetap tersenyum dan tenang