Skip to main content

Bunga Mawar

Tak akan terasa perih baginya

Sang pelukis luka dalam diri

Mungkin tidak sadar atau justru sadar

Sang bunga mawar berduri

Menancap begitu dalam pada diri

Menganggap duri sebagai pertahanan

Namun runtuh bagi si pemegang


Andaikan tidak hadir di kala itu

Mungkin biasa saja kala ini

Namun apa boleh kata terjadi

Diri sudah memilih luka

Sang mawar indah dipuja

Namun diri terluka perih

Yang entah kapan akan tertutup pulih


Tangis yang memuncak tidak terbendung

Tumpah segalanya dalam sedetik

Tidak

Tumpah dalam beberapa menit

Dalam sujudnya semua terungkap

Sajadah yang menjadi saksi akan diri

Dikembalikannya luka kepada Sang Pencipta rasa

Sebagai Sang Pemegang hati makhluk muka bumi

Ikhlaskan

Lapang harus terbentuk agar pulih


Kemudian berandai

Andai bukan mawar berduri

Andai itu adalah debu

Yang mudah terbang oleh karena angin

Mungkin si pemegang telah pulih

Tanpa luka dalam yang sulit kembali

Namun

Semua kembali kepada nol

Karena semua tercipta dan terbentuk untuk satu

Satu tujuan yang memang hanya Sang Pencipta yang tahu


Tenang, tetap terucapkan terima kasih

Kepada bunga mawar dan dari si pemegang

Entah akan mendengar atau tidak

Hiduplah seperti biasanya

Jika boleh si pemegang berkata

Tetaplah indah dirimu

Tetaplah dipuja meski terpuruk

Jangan pernah lukai kembali,

Apalagi melukai diri sendiri

Bunga mawar tetaplah indah

Tersenyumlah walau sulit

Jagalah duri dan keindahan kelopakmu

Agar si pemegang lain tidak pernah terluka


Tapi

Ingatlah

Si pemegang tidak pernah menyesal

Memiliki luka yang perih akibat duri

Karena kembali lagi semua pasti ada arti dan tujuan

Comments

Popular posts from this blog

Kami Sembuh, Pulih Bersama

Luka dan trauma itu akan hilang dalam waktu dekat Luka yang masih basah terasa perih Trauma yang masih menancap pun menyesakan hati Seiring waktu berjalan mereka hanya bisa jadi bekas yang tidak ingin diulang Luka itu menancap pada kami Mungkin semua tidak akan separah ini jika memang tidak melibatkan banyak hal Tapi semua hanyalah kata "mungkin" atau bahkan hanya "jika" Semua sudah terjadi, dan semua sudah terlanjur Perjuanganmu untuk sembuh dari luka nggak main-main Perjuangan kami untuk membasuhnya juga tidak main-main Perjuanganmu untuk sembuh dari trauma nggak main-main Perjuangan kami untuk bangkit juga tidak main-main Semua cara sudah dicoba, dilakukan, dikerjakan Dan pada akhirnya kamu bisa sembuh benar-benar sembuh Dan pada akhirnya kami bisa bangkit benar-benar bangkit Semua tidak lepas dari pertolongan Tuhan, Allah SWT Kami berhasil melewati semua, karena Allah ada bersama kami Allah patahkan, agar tahu bahwa Dia-lah obatnya Allah hancurkan, agar tahu bah...