Selamat malam wahai engkau yang berada jauh disana. Apa kabar? Akankah salam ini sampai pada hadapan bahkan hatimu? Pernyataan yang penuh harapan itu selalu muncul. Tak pernah padam sedikitpun. Teringat kapan terakhir memandang wajah yang membuat hati menjadi tidak karuan hingga tubuh terkunci tanpa gerakan. Kini mengapa hanya dapat membayangkannya. Bahkan hasrat ingin bertemu pun ada, namun apakah mungkin? Sore ini turun hujan, terasa hembusan angin. Kau tahu? Hembusan angin tersebut terasa sama seperti saat aku bersamamu diwaktu dulu. Menembus rintik-rintik hujan untuk kembali pulang. Hujan datang begitu akrab dengan tanah. Selalu datang disore hari ketika melewati jalanan. Hembusan angin terasa sama seperti saat bersama. Perbedaannya hanya tanpa adanya dihadapan. Angin yang menusuk tulang bercampur dengan rasa. Tempat ini terasa sama, masih ramai dengan banyak orang berlalu lalang dihadapanku. Duduk ditempat yang sama ketika kita berada disini. Aku memejamkan mataku. Tersenyum. ...
Sebuah wadah untuk mencari bermacam cara agar tetap tersenyum dan tenang