Disaat senja kembali datang menghampiri
Segera setelahnya malam datang menutup hari
Begitu pula dengan rindu
Yang kembali datang dan semakin melekat
Segera setelahnya ditutup oleh air mata
Bukan maksud hati untuk berbicara
Jika memang rindu semakin lama semakin tertumpuk
Kenyataannya memang berkata begitu
Bahkan oleh karena tumpukan itu sangatlah tinggi
Menghasilkan suatu air mata yang entah kemudian datang begitu saja
Tetapi semua itu ada hikmahnya
Kini setiap merasakan rindu itu hadir kembali
Rasanya hati menolak bahkan menghindar sendiri
Dan berakhir pada "sudahlah"
Mungkin inilah penutup rindu, air mata
Segera setelahnya malam datang menutup hari
Begitu pula dengan rindu
Yang kembali datang dan semakin melekat
Segera setelahnya ditutup oleh air mata
Bukan maksud hati untuk berbicara
Jika memang rindu semakin lama semakin tertumpuk
Kenyataannya memang berkata begitu
Bahkan oleh karena tumpukan itu sangatlah tinggi
Menghasilkan suatu air mata yang entah kemudian datang begitu saja
Tetapi semua itu ada hikmahnya
Kini setiap merasakan rindu itu hadir kembali
Rasanya hati menolak bahkan menghindar sendiri
Dan berakhir pada "sudahlah"
Mungkin inilah penutup rindu, air mata
Comments
Post a Comment