Skip to main content

RUANG SUDUT SEMPIT

Langkah yang telah terambil berada disudut
Percaya bahwa akan ada waktu dimana melupakan segalanya
Berkat luka yang masih basah pasti akan segera
Memudar, kembali kuat, serta kembali tersenyum
Angan yang ingin dicapai suatu waktu

Hingga pada akhirnya semua terasa jelas
Membekas dan bertambah basah
Semakin mencoba  untuk diam
Semakin mencoba untuk jahat
Semakin mencoba untuk menjauh
Justru sebaliknya

Rasa benci yang tumbuh
Hina-an yang selalu dilontarkan
Kekuatan penuh melupakan
Menjadi sia-sia
Menjadi abu yang tak berguna
Hilang terbawa angin
Terbang bersama-sama

Lalu tersisa rasa yang seharusnya ikut
Luka yang masih basah akan tetap basah
Benci yang tumbuh akan tetap menjadi benci
Tapi mengapa rasa itu tetap
Tertinggal dalam ruang sudut sempit
Mengalahkan segala hal yang telah diperjuangkan

Bagaimana cara agar semua kembali seperti semula?
Akankah ada satu waktu terbangun dari mimpi?
Mimpi yang sangat buruk
Mimpi yang menghalangi untuk berjalan
Harapan untuk memutar waktu terus terlontarkan

Andai memang ada pintu kemana saja
Andai memang ada  pintu untuk memutar waktu
Agar semua yang mengganggu dapat terhapus
Agar waktu itu semua tidaklah terjadi
Dan hidup terus berjalan tanpa adanya kehadiran
Sehingga tak mengenal luka yang masih basah
Sehingga tak mengenal kebencian
Sehingga ruang sudut sempit tak tercipta

Di satu sisi penyesalan hampiri
Namun disisi lain benci menguat
Kapankah ruang sudut sempit ini berubah?
Menjadi ruang luas bebas
Tanpa sekat
Tanpa gelap
Dan berhias lampu indah menerangi

Comments

Popular posts from this blog

Kami Sembuh, Pulih Bersama

Luka dan trauma itu akan hilang dalam waktu dekat Luka yang masih basah terasa perih Trauma yang masih menancap pun menyesakan hati Seiring waktu berjalan mereka hanya bisa jadi bekas yang tidak ingin diulang Luka itu menancap pada kami Mungkin semua tidak akan separah ini jika memang tidak melibatkan banyak hal Tapi semua hanyalah kata "mungkin" atau bahkan hanya "jika" Semua sudah terjadi, dan semua sudah terlanjur Perjuanganmu untuk sembuh dari luka nggak main-main Perjuangan kami untuk membasuhnya juga tidak main-main Perjuanganmu untuk sembuh dari trauma nggak main-main Perjuangan kami untuk bangkit juga tidak main-main Semua cara sudah dicoba, dilakukan, dikerjakan Dan pada akhirnya kamu bisa sembuh benar-benar sembuh Dan pada akhirnya kami bisa bangkit benar-benar bangkit Semua tidak lepas dari pertolongan Tuhan, Allah SWT Kami berhasil melewati semua, karena Allah ada bersama kami Allah patahkan, agar tahu bahwa Dia-lah obatnya Allah hancurkan, agar tahu bah...