Skip to main content

DETIK

Sedetik itu datang membawa berita
Menawarkan perkenalan yang tak terduga
Ingin rasanya mengatakan tidak
Namun pada akhirnya mengatakan iya
Mengarungi ruang dan waktuku
Membaca seluruh pikiran semu
Berlanjut hingga titik kelemahanku
Lubang lama telah tertutup
Oleh indahnya rangkaian kata yang terucap
Kata demi kata yang terus saja membawa terbang
Yang kemudian berhenti disuatu titik tertinggiku
Detik itu berhenti
Kaku
Sepi
Menatap langkahku dan dataran bawahku
Dan tersadar akan sesuatu
Lubang baru terbentuk
Mungkin ini semua jauh lebih dalam
Detik memulai kembali
Seketika terjatuh dan terhempas
Tersadar akan apa yang telah didapatkan
Pengorbanan pun tak cukup
Untuk menyembuhkan lubang baru
Kembali lagi pada mungkin
Mungkin hanya detik yang mampu

Comments

Popular posts from this blog

Kami Sembuh, Pulih Bersama

Luka dan trauma itu akan hilang dalam waktu dekat Luka yang masih basah terasa perih Trauma yang masih menancap pun menyesakan hati Seiring waktu berjalan mereka hanya bisa jadi bekas yang tidak ingin diulang Luka itu menancap pada kami Mungkin semua tidak akan separah ini jika memang tidak melibatkan banyak hal Tapi semua hanyalah kata "mungkin" atau bahkan hanya "jika" Semua sudah terjadi, dan semua sudah terlanjur Perjuanganmu untuk sembuh dari luka nggak main-main Perjuangan kami untuk membasuhnya juga tidak main-main Perjuanganmu untuk sembuh dari trauma nggak main-main Perjuangan kami untuk bangkit juga tidak main-main Semua cara sudah dicoba, dilakukan, dikerjakan Dan pada akhirnya kamu bisa sembuh benar-benar sembuh Dan pada akhirnya kami bisa bangkit benar-benar bangkit Semua tidak lepas dari pertolongan Tuhan, Allah SWT Kami berhasil melewati semua, karena Allah ada bersama kami Allah patahkan, agar tahu bahwa Dia-lah obatnya Allah hancurkan, agar tahu bah...