Skip to main content

MENGARTIKAN KEHIDUPAN

Hidup terkadang memang penuh kejutan. Terkadang datang kebahagiaan yang kemudian disusul dengan kesedihan. Itu memang adil untuk hidup. Seimbang dan menyeimbangkan. Segalanya telah teratur dengan sempurna. Karena segala hal itu telah diatur oleh Sang Maha Pencipta. Karena Dia telah mengetahui segala hal yang pantas untuk semuanya.

Hidup akan penuh sandiwara manusia. Mereka sadar dengan sandiwara mereka atau bisa saja tidak. Sandiwara yang membangun kebahagiaan utuk orang lain. Namun, sandiwara itulah yang akan menjatuhkan orang lain, menyakiti orang lain, mensengsarakan orang lain. Entahlah, mengapa orang-orang betah dengan bersandiwara. Banyak bentuk sandiwara, seperti keramahan, senyuman, bahkan kasih sayang. Sekarang, tak sadarkah mereka?

Hidup berarti sebuah anugerah. Anugerah yang telah diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya. Yang semestinya dijaga dengan baik dan penuh pengharapan kepada-Nya. Namun, apa yang terjadi sekarang? Banyak orang yang menyia-nyiakan hidup mereka. Digunakan untuk menyakiti orang lain, menyombongkan diri, membanggakan diri sendiri, dan masih banyak lagi. Manusia tak pernah akan merasa cukup dalam hidup. Manusia akan melakukan apapun demi hidup.

Hidup memiliki arti yang suci. Menjaga kehidupan ini sama artinya dengan menjaga diri sendiri. Allah menciptakan manusia agar kehidupannya bermanfaat. Agar manusia itu dapat mencari kebenaran dan ridho-Nya. Namun, apakah sekarang sudah dilaksanakan? Banyak manusia yang hidup hanya utuk memenuhi hawa nafsu mereka. Dengan melakukan segala macam bentuk perbuatan yang mendorong terpenuhinya hawa nafsu tersebut. Seperti berbohong, sembunyi dibalik topeng mereka, tak jujur, dan meminta. Bahkan tanpa rasa malu memohon kepada Allah untuk memenuhi hal tersebut. Akankah mereka segera sadar? Akankah mereka segera kembali?

Hidup itu tak mudah, bukan hanya seperti kita bernafas dengan baik tapi lebih dari itu. Hadiah yang akan didapatkan didalam kehidupan akan sebanding dengan apa yang telah diperbuat. Semua tergantung pada diri masing-masing orang. Semua tergantung oleh niatan yang diambil dan menjadi pedoman. Berubah, memperbaiki diri, memantaskan diri, lakukan itu sebelum semua terlambat. Sebelum semua orang membenci dan saling membenci, menghianati. Sesungguhnya memang hanya kepada Allah lah kita berharap. Dan sesungguhnya mintalah pertolongan kepada Allah dari kesulitan, kesesatan jalan yang ditempuh, dan keselamatan hidup.
"Hasbunallah wa ni'mal wakil : Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung - Ali Imran"

Hidup dengan berharap kepada manusia sama dengan kebohongan. Manusia akan selalu berubah hatinya. Tak pernah pada satu pendirian yang tetap. Apa yang menurutnya baik belum tentu baik dimata Allah. Apa yang menurutnya dibutuhkan belum tentu ia butuhkan menurut Allah. Jangan sekali-kali berharap kepada manusia. Jangan percaya kepada manusia. Jangan menganggap apa yang kamu mau itu harus dan kamu butuhkan. Tampakannya memang manusia itu kejam. Sangatlah kejam. Menyakitkan bukan?

"Aku tidak sebaik yang kau ucapkan tetapi aku tidak seburuk yang terlintas dihatimu - Ali bin Abi Thalib"

"Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup, dan yang paling pahit adalah berharap kepada manusia - Ali bin Abi Thalib"

Comments

Popular posts from this blog

Kami Sembuh, Pulih Bersama

Luka dan trauma itu akan hilang dalam waktu dekat Luka yang masih basah terasa perih Trauma yang masih menancap pun menyesakan hati Seiring waktu berjalan mereka hanya bisa jadi bekas yang tidak ingin diulang Luka itu menancap pada kami Mungkin semua tidak akan separah ini jika memang tidak melibatkan banyak hal Tapi semua hanyalah kata "mungkin" atau bahkan hanya "jika" Semua sudah terjadi, dan semua sudah terlanjur Perjuanganmu untuk sembuh dari luka nggak main-main Perjuangan kami untuk membasuhnya juga tidak main-main Perjuanganmu untuk sembuh dari trauma nggak main-main Perjuangan kami untuk bangkit juga tidak main-main Semua cara sudah dicoba, dilakukan, dikerjakan Dan pada akhirnya kamu bisa sembuh benar-benar sembuh Dan pada akhirnya kami bisa bangkit benar-benar bangkit Semua tidak lepas dari pertolongan Tuhan, Allah SWT Kami berhasil melewati semua, karena Allah ada bersama kami Allah patahkan, agar tahu bahwa Dia-lah obatnya Allah hancurkan, agar tahu bah...