Skip to main content

SENYUM KEHIDUPAN

Banyak cara bagi setiap anak yang tumbuh kembang untuk menciptakan kebahagiaan. Dimulai dari hari pertama sang anak belajar untuk berbicara. Yang dapat dia lakukan adalah mengucapkan satu suku kata. Namun hal itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi orang tuanya. Sang anak tersenyum ketika mendengarkan "Lucunya anak ibu, sudah besar ya sekarang, sudah bisa bicara..". Kalimat tersebut dijadikan oleh sang anak sebagai motivasinya. Dia terus berusaha dan berusaha hingga hari itu datang. Hari dimana dia dapat berbicara dengan baik dan benar.

Kemudian sang anak belajar untuk merangkak. Didahului dengan belajar tengkurap. Dia kepalkan tangan mungilnya dan berusaha untuk mendorong tubuhnya agar dapat berbalik. Setelah mencoba dan berusaha berkali-kali akhirnya sang anak dapat tengkurap. Lalu dia mencoba untuk menggerakkan kakinya agar dapat maju kedepan. Dan akhirnya sang anak dapat merangkak. Tentu hal ini tidak terjadi dalam satu hari. Perlu berhari-hari bagi sang anak untuk belajar merangkak.

Tidak berhenti disitu, sang anak kemudian belajar untuk dapat berjalan. Dia melihat kursi yang dapat diraih oleh tangan mungilnya. Dia berpegang pada kursi tersebut sehingga berdirilah badan kecilnya. Kemudian berkali-kali dia mencoba untuk berjalan. Percobaan pertamanya gagal, dia terjatuh. Namun, orang tuanya selalu ada didekatnya, mendukungnya, dan selalu bersamanya. Hingga tibalah hari dimana sang anak dapat berjalan.

Waktu terus berjalan, sang anak pasti akan terus tumbuh dan berkembang. Meski dalam perjalanannya dia mengalami banyak rintangan, namun sang anak akan selalu berusaha dan berusaha. Begitupun dengan orang tuanya. Akan selalu menjaga, merawat, dan berada disampingnya. Meski harus jatuh terlebih dahulu namun keyakinan mereka kuat hingga dapat terus berdiri lagi. Melawan waktu yang mungkin tidak dapat dilawan.

Proses belajar akan terus berlangsung hingga waktu telah habis. Seperti perjalanan dari seorang anak yang tumbuh menjadi dewasa. Hadapi kehidupan dengan senyum, maka waktu yang berlalu akan terasa berarti. Senyum ketika hadapi masalah. Senyum ketika hadapi rintangan. Senyum ketika hadapi kekecewaan. Senyum selalu, karena senyum adalah ibadah. Percayalah, ketika tersenyum maka akan ada ruang didalam hati yang terbuka. Menantikan senyumanmu kembali. Karena hidup tidak dapat lepas dari kesedihan, namun hadapilah dengan senyuman.

Comments

Popular posts from this blog

Kami Sembuh, Pulih Bersama

Luka dan trauma itu akan hilang dalam waktu dekat Luka yang masih basah terasa perih Trauma yang masih menancap pun menyesakan hati Seiring waktu berjalan mereka hanya bisa jadi bekas yang tidak ingin diulang Luka itu menancap pada kami Mungkin semua tidak akan separah ini jika memang tidak melibatkan banyak hal Tapi semua hanyalah kata "mungkin" atau bahkan hanya "jika" Semua sudah terjadi, dan semua sudah terlanjur Perjuanganmu untuk sembuh dari luka nggak main-main Perjuangan kami untuk membasuhnya juga tidak main-main Perjuanganmu untuk sembuh dari trauma nggak main-main Perjuangan kami untuk bangkit juga tidak main-main Semua cara sudah dicoba, dilakukan, dikerjakan Dan pada akhirnya kamu bisa sembuh benar-benar sembuh Dan pada akhirnya kami bisa bangkit benar-benar bangkit Semua tidak lepas dari pertolongan Tuhan, Allah SWT Kami berhasil melewati semua, karena Allah ada bersama kami Allah patahkan, agar tahu bahwa Dia-lah obatnya Allah hancurkan, agar tahu bah...